Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Subscribe
Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Blog Insan Medika
No Result
View All Result
Home Uncategorized
Trauma ‘Ledakan Bom’ Juga Bisa Terjadi Karena Media

Trauma ‘Ledakan Bom’ Juga Bisa Terjadi Karena Media

admin by admin
February 29, 2024
in Uncategorized
Reading Time: 3 mins read
0 0
2
Share on FacebookShare on Twitter

Ledakan bom terjadi di sejumlah lokasi di Surabaya pada hari Minggu (13/5). Foto dan video rekaman kejadian pun dengan cepat banyak berseliweran di media massa, media sosial, sampai aplikasi pesan instan di ponsel pintar. Tak cuma itu, berita hoax juga mampir di media sosial.  

Sejumlah penelitian, di antaranya yang pernah diterbitkan National Library of Medicine AS, pernah menunjukkan bahwa efek psikologis dan emosional negatif dapat terjadi dengan paparan media.
Psikolog Anna Surti Ariani dalam perbincangannya dengan CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa trauma terjadi bukan hanya karena mengalami, berada di lokasi kejadian, atau terluka karena kejadian tersebut. Namun trauma juga bisa terjadi karena melihat infomasi.

Senada dengan Anna Surti, Psikolog Melly Puspita Sari mengungkapkan bahwa trauma pasca-kejadian tertentu dibagi menjadi dua bagian besar yakni, trauma primer dan trauma sekunder.

Daftar Isi

  • 1 Related Posts
  • 2 Signet Institute Australia Kunjungi Insan Medika, Jajaki Kerja Sama Pelatihan dan Sertifikasi Internasional
  • 3 Salah Satu Manfaat Green Tea Untuk Diet dan Segudang Manfaat Lainnya
  • 4 Ternyata Obesitas Tidak Melulu Soal Makan Banyak
  • 5 Fakta Atau Mitos: Makan Nanas Saat Hamil Bisa Bikin Keguguran
  • 6 Reaksi terhadap peristiwa

Related Posts

kunjungan signet institute ke insan medika jakarta

Signet Institute Australia Kunjungi Insan Medika, Jajaki Kerja Sama Pelatihan dan Sertifikasi Internasional

December 29, 2025
Salah Satu Manfaat Green Tea Untuk Diet dan Segudang Manfaat Lainnya

Salah Satu Manfaat Green Tea Untuk Diet dan Segudang Manfaat Lainnya

March 26, 2024
Ternyata Obesitas Tidak Melulu Soal Makan Banyak

Ternyata Obesitas Tidak Melulu Soal Makan Banyak

February 29, 2024
Fakta Atau Mitos: Makan Nanas Saat Hamil Bisa Bikin Keguguran

Fakta Atau Mitos: Makan Nanas Saat Hamil Bisa Bikin Keguguran

March 26, 2024

Trauma karena paparan media, media sosial yang menampilkan berbagai foto korban dan informasi hoax ini dikenal dengan sebutan trauma sekunder. 

Dia menambahkan bahwa jika trauma sekunder ini dibiarkan berlarut-larut maka akan menyebabkan adanya pelabelan negatif terhadap suatu hal yang digeneralisasikan. 

“Beredar informasi, misal pelaku terorisme itu Muslim, jenggotan, itu salah. Padahal sebenarnya pelaku teror itu bisa siapa saja.”

Jadi apa efek psikologis dan kesehatan dari paparan peristiwa traumatis seperti ini?

Peristiwa traumatis adalah pengalaman yang dianggap sebagai ancaman terhadap keselamatan atau stabilitas seseorang dan yang menyebabkan tekanan fisik, emosional dan psikologis atau bahaya. 

Dengan kata lain, ini adalah peristiwa yang berada di luar jangkauan pengalaman manusia normal dan reaksi bervariasi sesuai dengan individu.

Trauma, seperti dikutip dari The Conversation, didefinisikan oleh American Psychological Association sebagai respons psikologis dan emosional terhadap peristiwa-peristiwa mengerikan tersebut.

Peristiwa traumatis tidak selalu penuh kekerasan. Mereka dapat berkisar dari peristiwa berpindah ke tempat baru, bencana, atau bahkan perang.

Bagi kebanyakan orang, trauma dialami selama dan segera setelah kejadian. Tetapi bagi banyak orang, trauma itu mungkin diingat selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.

Reaksi terhadap peristiwa

Reaksi psikologis dan emosional yang umum terhadap peristiwa traumatik termasuk emosi yang kuat, mimpi buruk dan ingatan akan hal tersebut terus-menerus, gangguan makan dan tidur, reaksi panik terhadap bau atau suara yang tiba-tiba, masalah hubungan, iritabilitas dan gejala fisik. 

Meskipun bagi sebagian orang mengalami tekanan ini adalah reaksi normal terhadap pengalaman yang traumatis. Namun, tidak semua orang memiliki reaksi yang sama terhadap trauma, atau pulih dengan cara yang sama, atau dalam jangka waktu tertentu. 

Penelitian telah menunjukkan bahwa ada variabilitas yang luas dalam pemulihan dari trauma, dengan sedikit indikasi mengenai siapa yang akan pulih relatif cepat dan siapa yang tidak.

Dalam upaya mengatasi trauma ini, ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Di antaranya mengatasi trauma dalam diri sendiri, lewat berbicara dengan teman yang mendukung, bergabung dengan kelompok pendukung, menyediakan waktu untuk menyesuaikan diri dan membangun kembali rutinitas.

Dianjurkan untuk menghindari atau menyangkal apa yang dialami, karena ini contoh pemulihan yang lebih buruk dari trauma. Ini bisa berarti lebih banyak gejala negatif seperti depresi yang berlanjut, mematikan rasa emosional dan kesulitan dalam berkomunikasi serta menjalin hubungan dengan orang lain.

Insan Medika merupakan provider homecare dan caregiver terbaik dan terpercaya. Segera temukan perawat professional pilihan Insan Medika dengan mengunjungi website kami.

ShareTweet
admin

admin

Related Posts

kunjungan signet institute ke insan medika jakarta
Uncategorized

Signet Institute Australia Kunjungi Insan Medika, Jajaki Kerja Sama Pelatihan dan Sertifikasi Internasional

December 29, 2025

Signet Institute, lembaga penyedia pelatihan atau kursus terakreditasi dengan kampus utama di Melbourne, Australia...

Salah Satu Manfaat Green Tea Untuk Diet dan Segudang Manfaat Lainnya
Uncategorized

Salah Satu Manfaat Green Tea Untuk Diet dan Segudang Manfaat Lainnya

March 26, 2024

Green tea, di Indonesia khususnya telah membuat sebuah fenomena menarik. "Fenomena green tea" katanya,...

Ternyata Obesitas Tidak Melulu Soal Makan Banyak
Uncategorized

Ternyata Obesitas Tidak Melulu Soal Makan Banyak

February 29, 2024

Obesitas adalah kelebihan lemak dalam tubuh yang dapat menjadikan tubuh kelebihan berat badan. Tapi,...

Fakta Atau Mitos: Makan Nanas Saat Hamil Bisa Bikin Keguguran
Uncategorized

Fakta Atau Mitos: Makan Nanas Saat Hamil Bisa Bikin Keguguran

March 26, 2024

Sepanjang masa kehamilan, Anda akan mendengar banyak nasihat dan pantangan yang bermaksud baik dari...

Recommended

pasien stroke sulit berjalan kembali

Pasien Stroke Sulit Berjalan Kembali? Ini Langkah yang Dapat Membantu Pemulihan

6 days ago
cara mencegah luka baring pada pasien bed rest

Cara Mencegah Luka Baring pada Pasien Bed Rest agar Tidak Semakin Parah

7 days ago

Trending

pasien pulang dari rumah sakit masih lemas

Pasien Pulang dari Rumah Sakit Masih Lemas? Ini Cara Membantu Pemulihannya di Rumah

1 week ago
pendamping pasien stroke di rumah

Pendamping Pasien Stroke di Rumah: Manfaat, Tugas, dan Kapan Dibutuhkan

2 weeks ago

Popular

pendamping pasien stroke di rumah

Pendamping Pasien Stroke di Rumah: Manfaat, Tugas, dan Kapan Dibutuhkan

2 weeks ago
sewa alat kesehatan insan medika

Sewa Alat Kesehatan Insan Medika: Solusi Praktis dan Aman untuk Perawatan di Rumah

4 months ago
Live talk show kesehatan

Insan Medika Perluas Edukasi Kesehatan Melalui Program Live Talk Show

2 weeks ago
infus vitamin booster di rumah

Badan Sering Lemas? Ini Manfaat Infus Vitamin Booster

4 weeks ago
pemasangan ngt pasien stroke

Pasien Stroke Sulit Makan? Ini Solusi Pemasangan NGT di Rumah

4 weeks ago
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.