Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Subscribe
Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Blog Insan Medika
No Result
View All Result
Home Uncategorized
penyakit osteoporosis

Ketahui Penyakit Osteoporosis, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Digital Marketing by Digital Marketing
March 15, 2024
in Uncategorized
Reading Time: 7 mins read
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Penyakit bisa datang kapan saja, tidak mengenal usia dan rentang waktu. Salah satu masalah kesehatan yang paling banyak dialami masyarakat adalah penyakit osteoporosis. Biasanya, penyakit ini rentan menyerang wanita yang sudah memasuki masa menopause.

Dalam keadaan tersebut, para penderita akan mengalami penurunan kadar hormon estrogen, yang memiliki peran penting dalam menjaga kepadatan tulang. Anda bisa menemukan informasi yang lebih lengkap pada penjelasan berikut. 

Daftar Isi

  • 1 Apa Itu Penyakit Osteoporosis?
    • 1.1 Related Posts
    • 1.2 Kenali Inkontinensia Urine, Kondisi yang Sering Diderita Lansia
    • 1.3 Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia
    • 1.4 Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi
    • 1.5 Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya
  • 2 Jenis-Jenis Penyakit Osteoporosis
    • 2.1 1. Primer
    • 2.2 2. Sekunder
  • 3 Gejala Penyakit Osteoporosis
  • 4 Faktor Risiko Osteoporosis
    • 4.1 A. Bisa Dimodifikasi
    • 4.2 B. Tidak Bisa Dimodifikasi
  • 5 Cara Pencegahan Osteoporosis
    • 5.1 1. Olahraga Secara Rutin
    • 5.2 2. Menerapkan Gaya Hidup yang Sehat
    • 5.3 3. Memenuhi Nutrisi Dalam Tubuh
    • 5.4 4. Melakukan Pemeriksaan Tulang Secara Berkala
  • 6 Komplikasi Osteoporosis
    • 6.1 A. Depresi
    • 6.2 B. Nyeri
    • 6.3 C. Mobilitas Terbatas
  • 7 Cara Perawatan Osteoporosis
    • 7.1 1. Memasang Pegangan di Dinding
    • 7.2 2. Menghindari Pemakaian Alas Kaki licin
    • 7.3 3. Rutin Berolahraga
  • 8 Cegah Penyakit Osteoporosis Sejak Dini!
  • 9 FAQ

Apa Itu Penyakit Osteoporosis?

Secara umum, penyakit osteoporosis merupakan kondisi saat kepadatan tulang mulai menurun hingga menyebabkan keropos dan mudah patah. Pada dasarnya, tulang pada tubuh manusia itu merupakan jaringan hidup yang akan terus-menerus pecah dan terganti.

Related Posts

inkontinensia urine

Kenali Inkontinensia Urine, Kondisi yang Sering Diderita Lansia

June 10, 2024
sindrom geriatri

Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia

June 9, 2024
pemeriksaan radiologi

Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi

June 8, 2024
medical check up

Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

June 7, 2024

Perlu Anda ketahui, bahwa penyakit ini terjadi ketika tulang yang seharusnya terbentuk baru, malah tidak mengikuti hilangnya tulang lama. Kebanyakan, osteoporosis berada di bagian panggul, pergelangan tangan, hingga di tulang belakang.

Jika sudah terjadi, Anda tidak hanya mengandalkan obat-obatan saja, agar bisa pulih. Melainkan juga jasa perawat home care yang bisa terus memantau kondisi Anda setiap saat.

Jenis-Jenis Penyakit Osteoporosis

Penyakit osteoporosis terbagi menjadi dua jenis, yakni:

1. Primer

Osteoporosis primer adalah kondisi di mana kepadatan tulang pada wanita yang memasuki masa menopause dan lansia mengalami penurunan. Ini dikarenakan hormon estrogen menurun hingga memicu terjadinya pengeroposan.

2. Sekunder

Jenis yang kedua adalah sekunder. Penyebab penyakit ini adalah akibat dari tindakan operasi atau pemberian obat tertentu.

Gejala Penyakit Osteoporosis

Sebelumnya, gejala osteoporosis biasanya akan muncul ketika seseorang memasuki usia 35 tahun. Ada beberapa pertanda yang bisa Anda ketahui jika penyakit ini datang, yakni.

  • Mudahnya mengalami patah tulang, sekalipun hanya karena kecelakaan kecil, seperti terjatuh, terpeleset, hingga batuk atau bersin.
  • Penurunan tinggi badan secara bertahap.
  • Nyeri pada beberapa titik, seperti leher dan tulang punggung bagian bawah.
  • Postur tubuh membungkuk.

Jika gejala penyakit osteoporosis tidak segera mendapat penanganan, maka akan berakibat fatal untuk tubuh manusia.

Faktor Risiko Osteoporosis

Seperti yang sudah Anda ketahui, bahwa penyakit satu ini tidak bisa disepelekan begitu saja. Pasalnya, ada faktor risiko yang perlu kita pahami. Berikut penjelasannya.

A. Bisa Dimodifikasi

Beberapa faktor risiko yang bisa dimodifikasi adalah kurang olahraga, kebiasaan merokok, rendahnya hormon estrogen pada perempuan, kekurangan kalsium, pemakaian obat-obatan, kebiasaan mengonsumsi alkohol, rendahnya hormon testosterone pada pria, kurang vitamin D, dan Anoreksia Nervosa.

B. Tidak Bisa Dimodifikasi

Sementara itu, untuk faktor risiko yang tidak bisa dimodifikasi adalah pernah mengalami patah tulang, perempuan dengan perawakan tubuh yang kurus dan kecil, berusia di atas 40 tahun, memiliki keluarga dengan riwayat penyakit sama, dan berjenis kelamin wanita.

Cara Pencegahan Osteoporosis

Meskipun termasuk penyakit yang serius, pencegahan osteoporosis masih bisa dilakukan, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Olahraga Secara Rutin

Cara mencegah penyakit osteoporosis yang pertama adalah olahraga secara rutin. Dengan olahraga, Anda bisa mendapatkan posisi tubuh yang ideal dan sehat. Olahraga juga bisa memperkuat kekuatan otot dan tulang, sekalipun usia sudah renta.

2. Menerapkan Gaya Hidup yang Sehat

Gaya hidup sehat menjadi sesuatu yang wajib kita penuhi. Sebagai manusia, Anda harus memikirkan kesehatan diri sendiri, agar tidak mendapatkan osteoporosis. 

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan untuk menjaga gaya hidup sehat. Mulai dari kebiasaan olahraga, asupan makanan, hingga menjaga stress. Jangan terlalu mengabaikan kesehatan, sekalipun masih muda. Pasalnya, menjaga kesehatan termasuk investasi terbaik untuk diri Anda sendiri.

3. Memenuhi Nutrisi Dalam Tubuh

Nutrisi dalam tubuh harus tetap terjaga. Tanpa adanya asupan ini, Anda tidak akan mendapatkan tubuh yang bugar dan sehat. Namun, agar tulang tetap terjaga, Anda perlu mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium dan vitamin D. Misalnya susu sapi, susu kedelai, dan suplemen kalsium.

4. Melakukan Pemeriksaan Tulang Secara Berkala

Cara terakhir mencegah penyakit osteoporosis adalah melakukan pemeriksaan tulang secara rutin dan berkala. Anda bisa pergi ke rumah sakit atau mendatangkan perawat profesional yang bisa memberikan pemeriksaan.

Sekalipun bukan rumah sakit, namun jasa ini juga sudah terbukti kualitasnya. Selain lebih fleksibel waktu, Anda tidak perlu keluar rumah untuk mengetahui riwayat kesehatan.

Komplikasi Osteoporosis

Selain memberikan efek yang rentan terhadap patah tulang, kondisi ini juga bisa menyebabkan komplikasi lain, seperti:

A. Depresi

Mengalami kondisi osteoporosis bisa membuat mental penderita terguncang. Selain itu, kurangnya aktivitas fisik bisa menyebabkan hilangnya kemandirian hingga membuat pikiran terasa berat, karena stress. Mungkin, penderita juga akan merasa kondisi tersebut terlalu menyakitkan.

Belum lagi adanya bayang-bayang patah tulang juga bisa membuat penderita menjadi depresi.

B. Nyeri

Komplikasi penyakit osteoporosis yang kedua adalah mengakibatkan rasa nyeri. Pasalnya, patah tulang yang terjadi karena pengeroposan tulang bisa terasa menyakitkan. 

Ada beberapa dampak lain yang pasti terjadi. Seperti, postur membungkuk, sakit punggung dan leher terus menerus, hingga kehilangan tinggi badan.

C. Mobilitas Terbatas

Sudah pasti penyakit ini akan membuat penderita mengalami keterbatasan aktivitas. Dengan begitu, mereka juga berkemungkinan mendapat berat badan berlebih. Tidak hanya itu, tekanan tulang, khususnya lutut dan pinggul juga pasti terjadi.

Cara Perawatan Osteoporosis

Hingga saat ini, tidak ada obat yang bisa menyembuhkan osteoporosis. Akan tetapi, dari pihak kesehatan sendiri menyarankan agar penderita bisa melakukan perawatan untuk mencegah patah tulang. Berikut adalah beberapa caranya:

1. Memasang Pegangan di Dinding

Pemasangan alat ini di dinding akan membuat penderita bisa lebih leluasa saat berjalan dan menghindari terjatuh. Setidaknya, mereka tidak akan khawatir mendapatkan cedera.

2. Menghindari Pemakaian Alas Kaki licin

Alas kaki licin akan membuat penderita beresiko jatuh saat berjalan. Agar tidak kejadian, maka tidak perlu memakai alas kaki yang seperti ini. Gunakan yang tidak licin dan kasar.

3. Rutin Berolahraga

Cara yang terakhir adalah rutin berolahraga. Olahraga akan membantu Anda bisa mendapatkan tulang yang kokoh dan bentuk tubuh ideal. Meski cukup berat, namun ini akan membantu merawat penyakit osteoporosis.

Cegah Penyakit Osteoporosis Sejak Dini!

Mulai sekarang, jangan biarkan osteoporosis menggerogoti tubuh Anda. Gunakan jasa perawat semi medis atau jasa perawat orang sakit dari Insan Medika. Insan Medika adalah lembaga penyalur perawat home care yang melayani perawatan pasien di rumah selama 24 jam.

Layanan ini bisa Anda panggil ke rumah untuk menangani segala keluhan atau memberikan solusi kesehatan terbaik bagi keluarga Anda. Perawat Insan Medika juga telah diakui oleh internasional dan nasional, ada garansi tukar staf perawat, serta fast respon untuk mengatasi keluhan Anda.

Jika Anda tertarik menggunakan jasa Insan Medika, bisa menghubungi kontak Insan Medika untuk berdiskusi dengan salah satu tim Insan Medika dan berdiskusi dengan salah satu tim profesional Insan Medika. 

FAQ

Apa yang harus kita lakukan agar terhindar dari penyakit osteoporosis?

Rutin berolahraga, mencukupi kebutuhan nutrisi kalsium, mengkonsumsi vitamin D, menghindari kebiasaan buruk, hingga melakukan skrining secara berkala.

Apakah penyakit osteoporosis bisa sembuh total?

Tidak, penyakit ini tidak bisa disembuhkan. Hanya bisa dirawat dan dicegah. Gejalanya biasanya muncul diam-diam dan gaya hidup kurang sehat yang menjadi penyebabnya.

Apa akibat osteoporosis?

Membatasi pergerakan penderita. Bahkan, kalau sudah patah, penderita akan membutuhkan bantuan orang lain.

Apa yang dirasakan oleh penderita osteoporosis?

Nyeri punggung, karena terdapat kerusakan pada ruas bagian tulang belakang yang mengalami keroposan. 

ShareTweet
Digital Marketing

Digital Marketing

Related Posts

inkontinensia urine
Uncategorized

Kenali Inkontinensia Urine, Kondisi yang Sering Diderita Lansia

June 10, 2024

Inkontinensia urine merupakan gangguan berkemih yang sering diderita lansia. Jenis gangguan apakah itu? Simak...

sindrom geriatri
Uncategorized

Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia

June 9, 2024

Sindrom geriatri merupakan penyakit yang mengintai seseorang yang telah lanjut usia. Seperti apa gejalanya?...

pemeriksaan radiologi
Uncategorized

Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi

June 8, 2024

Apa itu pemeriksaan radiologi? Apa saja jenisnya dan beragam penyakit yang bisa terdeteksi? Jawabannya...

medical check up
Uncategorized

Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

June 7, 2024

Medical check up merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran penyakit tanpa gejala awal. Cari...

Recommended

pendamping lansia 24 jam

Pendamping Lansia 24 Jam

1 week ago
home care terintegrasi

Apa itu Home Care Terintegrasi?

1 week ago

Trending

perawatan paliatif di rumah

Perawatan Paliatif di Rumah

2 weeks ago
cara merawat pasien dengan kateter di rumah

Cara Merawat Pasien dengan Kateter di Rumah agar Terhindar dari Infeksi

4 months ago

Popular

Perawatan Lansia di Rumah Bersama Insan Medika

Perawatan Lansia di Rumah Bersama Insan Medika

1 month ago
rekomendasi cargiver di jakarta

Rekomendasi Caregiver dengan Layanan Terbaik di Jakarta – Insan Medika

7 months ago
perawatan paliatif di rumah

Perawatan Paliatif di Rumah

2 weeks ago
perawatan pasca icu di rumah

Perawatan Pasca ICU di Rumah

2 weeks ago
perawatan pasien di rumah

Perawatan Pasien di Rumah Bersama Insan Medika

1 month ago
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.