Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Subscribe
Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Blog Insan Medika
No Result
View All Result
Home Uncategorized
Menimbang Baik Buruk Makanan Pedas untuk Kesehatan

Menimbang Baik Buruk Makanan Pedas untuk Kesehatan

admin by admin
February 29, 2024
in Uncategorized
Reading Time: 3 mins read
0 0
4
Share on FacebookShare on Twitter

Makanan pedas kini makin digemari. Bahkan sebagian orang merasa tertantang untuk mengonsumsi makanan dengan tingkat kepedasan berbeda. Akan tetapi, apakah makanan pedas seperti sambal baik dikonsumsi terus menerus?

Konsumsi makanan pedas khususnya sambal secara berlebihan dapat menimbulkan masalah pencernaan. Hal itu disampaikan Ari Fachrial Syam, dokter spesialis penyakit dalam. Ia menuturkan, dirinya kerap mendapati pasiennya mengeluhkan diare atau sakit perut akibat konsumsi cabai berlebihan. 

“Terkadang pasien saya juga merasakan rasa perih di ulu hatinya atau lambung. Waktu lagi rame-ramenya makanan pedas dengan berbagai level banyak pasien saya mengalami luka-luka pada lambungnya,” kata Ari saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (6/4). 

Daftar Isi

  • 1 Related Posts
  • 2 Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia
  • 3 Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi
  • 4 Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya
  • 5 Jasa Perawat Orang Sakit Profesional dari Insan Medika

Related Posts

sindrom geriatri

Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia

June 9, 2024
pemeriksaan radiologi

Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi

June 8, 2024
medical check up

Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

June 7, 2024
jasa perawat orang sakit

Jasa Perawat Orang Sakit Profesional dari Insan Medika

June 6, 2024

Ia berkata orang-orang yang memiliki masalah pencernaan sebaiknya tidak mengonsumsi cabai terus-menerus terutama cabai bubuk. Cabai bubuk mengandung bahan kimia atau pengawet. 

Kendati demikian, bukan berarti cabai hanya punya sisi buruk. Ada keuntungan yang didapat dari konsumsi cabai. Menurutnya, sambal bisa meningkatkan metabolisme tubuh. Cabai membuat pembakaran kalori lebih baik sehingga hal ini ampuh untuk mengontrol berat badan. 

“Bisa disebutkan cabai juga bisa digunakan sebagai zat antiobesitas,” tambahnya. Sebagai bahan dasar sambal, cabai mengandung serat dan juga mengandung banyak vitamin C. Dalam cabai terdapat zat capcaisin yang dapat meningkatkan nafsu makan dan merangsang buang air besar. Selain itu capcaisin juga memiliki sifat analgetik yang dapat membantu mengurangi sakit kepala.

Senada dengan Ari, Ariani Dewi Widodo, dokter spesialis anak dan konsultan gastrohepatologi mengungkapkan bahwa capcaisin, zat pedas pada cabai memiliki dampak baik dan buruk. 

“Pada saluran cerna sendiri, capsaicin seperti memiliki dua wajah. Beberapa studi mengatakan bahwa konsumsi capsaicin dapat memperlambat waktu pengosongan lambung, menyebabkan rasa kenyang sehingga mengurangi nafsu makan serta meningkatkan metabolisme energi. Hal ini tentunya berdampak positif terutama pada orang-orang gemuk yang berlebih berat badannya,” kata dia kepada CNNIndonesia.com.

“Namun, konsumsi cabai juga dapat memicu mual, rasa perih dan panas pada perut serta kembung. Hal ini terutama berdampak pada orang yang pada dasarnya memiliki penyakit lambung yaitu gastritis atau dyspepsia. Pada kasus lain, konsumsi cabai atau capsaicin juga dapat menyebabkan kambuhnya perdarahan saluran cerna pada orang dengan hemoroid (wasir).”

Hanya saja melirik tren makanan pedas bersambal kekinian, banyak rumah makan atau pedagang makanan yang menawarkan makanan dengan level pedas yang tak tanggung-tanggung. Semakin pedas semakin tertantang. Sakit perut bukan lagi jadi pikiran utama. 

Melihat hal tersebut, baik Ari maupun Arini mengungkapkan bahwa sebenarnya tingkat toleransi tiap orang berbeda-beda terhadap cabai. Ari berkata ada orang yang mengonsumsi satu atau dua cabai orang langsung sakit perut. Namun ada pula yang kuat mengonsumsi beberapa sekaligus. 

“Prinsipnya kalau itu dikonsumsi makin banyak lama-kelamaan akan menimbulkan masalah,” tambahnya.

Namun terkait batasan jumlah konsumsi cabai dan makanan pedas per harinya, Arini mengungkapkan bahwa belum ada anjuran medis terkait batasan tersebut. 

Insan Medika merupakan provider homecare dan caregiver terbaik dan terpercaya. Segera temukan perawat professional pilihan Insan Medika dengan mengunjungi website kami.

ShareTweet
admin

admin

Related Posts

sindrom geriatri
Uncategorized

Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia

June 9, 2024

Sindrom geriatri merupakan penyakit yang mengintai seseorang yang telah lanjut usia. Seperti apa gejalanya?...

pemeriksaan radiologi
Uncategorized

Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi

June 8, 2024

Apa itu pemeriksaan radiologi? Apa saja jenisnya dan beragam penyakit yang bisa terdeteksi? Jawabannya...

medical check up
Uncategorized

Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

June 7, 2024

Medical check up merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran penyakit tanpa gejala awal. Cari...

jasa perawat orang sakit
Uncategorized

Jasa Perawat Orang Sakit Profesional dari Insan Medika

June 6, 2024

Mengapa harus menggunakan jasa perawat orang sakit dari Insan Medika? Temukan penjelasan selengkapnya dari...

Recommended

insan medika hari lanjut usia internasional 2026

Perkuat Layanan Kesehatan Lansia, Insan Medika Hadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Internasional 2026

2 days ago
Pasien Bedrest di Rumah Rentan Alami Dekubitus, Ini Tips Mencegahnya

Pasien Bedrest di Rumah Rentan Alami Dekubitus, Ini Tips Mencegahnya

3 days ago

Trending

Risiko yang Perlu Diwaspadai Saat Merawat Pasien Pasca Operasi di Rumah

Risiko yang Perlu Diwaspadai Saat Merawat Pasien Pasca Operasi di Rumah

1 month ago

Perawatan Pasien di Rumah Kini Lebih Mudah dengan Jasa Caregiver Pasien

1 month ago

Popular

Pendamping Pasien di Rumah Sakit: Solusi Saat Keluarga Tak Bisa Menemani

Pendamping Pasien di Rumah Sakit: Solusi Saat Keluarga Tak Bisa Menemani

1 month ago
Kenali Risiko yang Perlu Diperhatikan Saat Merawat Pasien Diabetes di Rumah

Kenali Risiko yang Perlu Diperhatikan Saat Merawat Pasien Diabetes di Rumah

4 weeks ago
Perawatan Pasien dengan Keterbatasan Mobilitas

Perawatan Pasien dengan Keterbatasan Mobilitas

3 weeks ago
Pasien Tidak Bisa Makan Lewat Mulut? Kenali Perawatan NGT di Rumah

Pasien Tidak Bisa Makan Lewat Mulut? Kenali Perawatan NGT di Rumah

3 weeks ago
Risiko yang Perlu Diwaspadai Saat Merawat Pasien Pasca Operasi di Rumah

Risiko yang Perlu Diwaspadai Saat Merawat Pasien Pasca Operasi di Rumah

1 month ago
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.