Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Subscribe
Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Blog Insan Medika
No Result
View All Result
Home Uncategorized
Mulai Lakukan Ini untuk Mencegah Penyakit Parkinson

Mulai Lakukan Ini untuk Mencegah Penyakit Parkinson

admin by admin
June 14, 2024
in Uncategorized
Reading Time: 4 mins read
0 0
2
Share on FacebookShare on Twitter

Penyebab penyakit Parkinson sering tidak diketahui oleh masyarakat, bahkan beberapa dari masyarakat sendiri belum tahu apa itu penyakit Parkinson. Memang di Indonesia penyakit Parkinson tidak setenar dengan penyakit jantung koroner, jenis-jenis stroke dan lain sebagainya. Namun penyakit ini bukan berarti jarang di Indonesia dan penyakit ini patut diwaspadai sebab bisa menyebabkan kualitas kehidupan penderitanya menjadi menurun. Parkinson kebanyakan dialami oleh orang lanjut usia dan kebanyakan pria.

Tanda dari gejala Parkinson yang paling mudah dikenali adalah bagian tubuh yang bisa bergetar dengan sendirinya. Bagian tubuh yang sering bergetar biasanya adalah bagian tangan. Tangan yang bergetar ini sering disebut dengan tremor sehingga penyakit parkinson sering disebut juga dengan penyakit tremor.

Daftar Isi

  • 1 Cara Mencegah Penyakit Parkinson
    • 1.1 Related Posts
    • 1.2 Kenali Inkontinensia Urine, Kondisi yang Sering Diderita Lansia
    • 1.3 Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia
    • 1.4 Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi
    • 1.5 Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya
    • 1.6 1. Hindari Pestisida
    • 1.7 2. Hindari Stress
    • 1.8 3. Mencuci Sayur Dan Buah
    • 1.9 4. Hindari Polusi Udara
    • 1.10 5. Olahraga Teratur
    • 1.11 6. Penuhi Kebutuhan Nutrisi
    • 1.12 7. Istirahat yang Cukup
    • 1.13 8. Konsumsi Asam Lemak Omega-3
    • 1.14 9. Konsumsi Kafein
    • 1.15 10. Jaga Kadar Asam Urat
  • 2 Menderita Penyakit Parkinson?

Cara Mencegah Penyakit Parkinson

Pencegahan Parkinson ini akan efektif jika dilakukan sedari usia muda, saat usia tua pencegahan dirasa kurang efektif. Alasannya adalah ketika muda sel syaraf pusat masih dalam kondisi prima dibandingkan saat usia tua.

Related Posts

inkontinensia urine

Kenali Inkontinensia Urine, Kondisi yang Sering Diderita Lansia

June 10, 2024
sindrom geriatri

Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia

June 9, 2024
pemeriksaan radiologi

Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi

June 8, 2024
medical check up

Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

June 7, 2024

Berikut ini ada beberapa hal yang diduga bisa menghindarkan atau cara mencegah Parkinson:

1. Hindari Pestisida

Salah satu hal yang bisa digunakan untuk menghindari penyakit Parkinson adalah mencegah terjadinya kontak langsung antara pestisida dengan tubuh kita. Alasannya adalah di dalam pestisida terdapat banyak sekali zat-zat berbahaya, dimana jika zat berbahaya itu terpapar langsung dengan tubuh bisa menyebabkan berbagai macam gangguan dan menyebabkan kerusakan syaraf pusat atau otak.

Untuk mencegah tubuh kita terpapar langsung dengan zat-zat berbahaya pestisida kita bisa mengkonsumsi makanan organik yang lebih sehat. Makanan organik sepeti sayur dan buah organik tidak mengandung pestisida tanaman. Seperti yang kita ketahui bahwa petani banyak menggunakan pestisida untuk membasmi hama tanaman. Sedangkan untuk menanam makanan organik petani tidak akan menggunakan pestisida, mereka mengganti pupuk nya dengan pupuk organik sehingga lebih sehat.

2. Hindari Stress

Stress dan emosi hanya akan menciptakan ketegangan di bagian otak, oleh sebab itu orang yang mudah stress dan mudah emosi mudah sekali terkena penyakit. Tidak jarang orang yang sering marah-marah beberapa tahun kemudian mengalami jenis-jenis stroke.  Hal itu dikarenakan saat emosi dan stress, syaraf di bagian otak menjadi tegang.

3. Mencuci Sayur Dan Buah

Bagi anda yang terpaksa tidak bisa membeli sayuran atau makanan organik sebaiknya anda selalu mencuci sayur dan buah anda. Jangan memakan buah bersamaan dengan kulitnya misalnya saja adalah buah pir dan apel.  Cuci menggunakan air bersih yang mengalir agar pestisida yang menempel pada buah dan sayur tersebut hilang bersamaan dengan air yang mengalir.

4. Hindari Polusi Udara

hindari polusi udara

Polusi udara ada di sekitar kita dan polusi tersebut akan mudah sekali masuk ke dalam tubuh kita melalui organ pernafasan. Organ pernafasan hidung akan berhubungan dengan otak, jika zat berbahaya di dalam polusi udara itu masuk ke dalam tubuh melalui hidung dia akan mudah masuk ke otak dan menyebabkan berbagai macam gangguan di sel otak.

5. Olahraga Teratur

Olahraga teratur membantu menjaga kesehatan otak dan fungsi motorik. Aktivitas fisik dapat meningkatkan aliran darah ke otak, merangsang produksi neurotransmitter, dan mencegah degenerasi sel saraf.

Luangkanlah waktu untuk berolahraga setidaknya 150 menit per minggu, dengan aktivitas yang mencakup latihan aerobik (seperti berjalan cepat, bersepeda, atau berenang) dan latihan kekuatan otot.

6. Penuhi Kebutuhan Nutrisi

Nutrisi yang seimbang membantu menjaga kesehatan sel-sel otak dan fungsi neurologis. Kekurangan nutrisi tertentu, seperti vitamin D, vitamin B12, dan antioksidan, dapat berkontribusi pada risiko penyakit neurodegeneratif.

Konsumsi makanan yang kaya akan buah, sayur, biji-bijian, protein tanpa lemak, dan lemak sehat. Perhatikan asupan vitamin dan mineral, dan pertimbangkan suplemen jika diperlukan berdasarkan saran dokter.

7. Istirahat yang Cukup

Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk kesehatan otak. Tidur membantu proses regenerasi sel-sel otak dan mengurangi stres oksidatif.

Pastikan tidur 7-9 jam setiap malam, ciptakan rutinitas tidur yang konsisten, dan hindari kafein atau aktivitas yang merangsang sebelum tidur.

8. Konsumsi Asam Lemak Omega-3

Asam lemak omega-3 memiliki sifat anti-inflamasi dan neuroprotektif yang dapat membantu melindungi sel-sel otak dari kerusakan.

Konsumsi ikan berlemak (seperti salmon, makarel, dan sarden), biji chia, biji rami, dan kacang kenari. Suplemen minyak ikan juga bisa menjadi alternatif jika diperlukan.

9. Konsumsi Kafein

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat memberikan efek perlindungan terhadap perkembangan Parkinson. Kafein dapat meningkatkan aktivitas dopamin di otak.

Konsumsi kafein dalam jumlah sedang, misalnya dari kopi atau teh. Perhatikan toleransi individu dan hindari konsumsi berlebihan yang bisa mengganggu tidur atau menyebabkan efek samping lainnya.

10. Jaga Kadar Asam Urat

Kadar asam urat yang optimal dapat berperan sebagai antioksidan, melindungi sel-sel otak dari kerusakan oksidatif yang berhubungan dengan Parkinson.

Konsumsi makanan yang dapat membantu menjaga kadar asam urat seperti buah ceri, sayuran hijau, dan protein nabati. Hindari makanan tinggi purin seperti daging merah dan makanan laut tertentu jika memiliki masalah dengan kadar asam urat yang tinggi.

Menderita Penyakit Parkinson?

Jika Anda membutuhkan bantuan layanan home care untuk merawat seseorang yang membutuhkan perhatian khusus, Anda dapat menghubungi Insan Medika. Sebagai agency penyalur perawat home care yang berpengalaman, Insan Medika menyediakan layanan perawat home care live-in yang dapat diandalkan selama 24 jam.

Kami menawarkan berbagai jenis perawatan, mulai dari perawat untuk orang tua, perawat orang sakit, hingga perawat semi medis dan pasien medis termasuk pasien yang membutuhkan alat atau ICU. Layanan kami tersedia di berbagai kota seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Surabaya, dan kota-kota lainnya. Insan Medika hadir untuk membantu Anda memberikan perawatan terbaik bagi orang yang Anda sayangi, di kenyamanan rumah mereka sendiri.

ShareTweet
admin

admin

Related Posts

inkontinensia urine
Uncategorized

Kenali Inkontinensia Urine, Kondisi yang Sering Diderita Lansia

June 10, 2024

Inkontinensia urine merupakan gangguan berkemih yang sering diderita lansia. Jenis gangguan apakah itu? Simak...

sindrom geriatri
Uncategorized

Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia

June 9, 2024

Sindrom geriatri merupakan penyakit yang mengintai seseorang yang telah lanjut usia. Seperti apa gejalanya?...

pemeriksaan radiologi
Uncategorized

Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi

June 8, 2024

Apa itu pemeriksaan radiologi? Apa saja jenisnya dan beragam penyakit yang bisa terdeteksi? Jawabannya...

medical check up
Uncategorized

Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

June 7, 2024

Medical check up merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran penyakit tanpa gejala awal. Cari...

Recommended

perawatan ngt di rumah

Perawatan NGT di Rumah

3 days ago
perawatan diabetes di rumah

Perawatan Diabetes di Rumah

3 days ago

Trending

rekomendasi cargiver di jakarta

Rekomendasi Caregiver dengan Layanan Terbaik di Jakarta – Insan Medika

6 months ago
perawatan pasca operasi

Perawatan Pasca Operasi di Rumah

3 days ago

Popular

Perawatan Lansia di Rumah Bersama Insan Medika

Perawatan Lansia di Rumah Bersama Insan Medika

2 weeks ago
rekomendasi cargiver di jakarta

Rekomendasi Caregiver dengan Layanan Terbaik di Jakarta – Insan Medika

6 months ago
perawatan pasien di rumah

Perawatan Pasien di Rumah Bersama Insan Medika

2 weeks ago
tanda pasien perlu evaluasi dokter

Tanda Pasien Perlu Evaluasi Dokter: Jangan Abaikan Perubahan Kondisi Ini

3 weeks ago
pasien sulit kontrol ke rumah sakit

Pasien Sulit Kontrol ke Rumah Sakit? Ini Alternatif Pemeriksaan yang Bisa Dipertimbangkan

4 weeks ago
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.