Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Subscribe
Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Blog Insan Medika
No Result
View All Result
Home Uncategorized
Gejala Demam Berdarah dan Pertolongan Pertama

Gejala Demam Berdarah dan Pertolongan Pertama

admin by admin
June 14, 2024
in Uncategorized
Reading Time: 4 mins read
0 0
3
Share on FacebookShare on Twitter

Demam mungkin sering terjadi pada banyak penyakit. Namun demam pada gejala dbd terjadi secara mendadak. Banyak orang tidak mengetahui perbedaan antara demam biasa dengan demam berdarah.

Perbedaan yang terlihat jelas antara gejala demam berdarah dengan gejala demam lainnya adalah demam DBD bisa mencapai suhu 40 Celcius. Demam yang akibat flu dan infeksi dari virus atau bakteri biasanya disertai dengan gejala bersin atau batuk sedangkan gejala demam pada DBD bisa terjadi selama 3 sampai 7 hari. 

Daftar Isi

  • 1 Apa Itu Demam Berdarah?
    • 1.1 Related Posts
    • 1.2 Kenali Inkontinensia Urine, Kondisi yang Sering Diderita Lansia
    • 1.3 Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia
    • 1.4 Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi
    • 1.5 Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya
  • 2 Fase Demam Berdarah
    • 2.1 A. Fase Demam (Febrile Phase)
    • 2.2 B. Fase Kritis (Critical Phase)
    • 2.3 C. Fase Pemulihan (Recovery Phase)
  • 3 Mencegah DBD di Musim Hujan
    • 3.1 1. Mengeliminasi Tempat Perkembangbiakan Nyamuk
    • 3.2 2. Menutup Wadah Penampung Air
    • 3.3 3. Menggunakan Anti Nyamuk
    • 3.4 4. Memasang Kelambu atau Jaring di Ventilasi
    • 3.5 5. Menanam Tanaman Pengusir Nyamuk
    • 3.6 6. Melakukan Fogging
  • 4 Pertolongan dengue pertama
  • 5 Butuh Bantuan Homecare?

Apa Itu Demam Berdarah?

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penyakit ini dapat menyebabkan gejala seperti demam tinggi, sakit kepala parah, nyeri di belakang mata, nyeri sendi dan otot, mual, muntah, serta ruam kulit.

Related Posts

inkontinensia urine

Kenali Inkontinensia Urine, Kondisi yang Sering Diderita Lansia

June 10, 2024
sindrom geriatri

Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia

June 9, 2024
pemeriksaan radiologi

Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi

June 8, 2024
medical check up

Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

June 7, 2024

Jika tidak ditangani dengan baik, DBD dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius seperti demam berdarah dengue yang berpotensi menyebabkan perdarahan hebat, kerusakan organ, dan bahkan kematian.

Fase Demam Berdarah

DBD biasanya berlangsung dalam tiga fase utama:

A. Fase Demam (Febrile Phase)

Fase ini ditandai oleh demam tinggi yang mendadak, sering mencapai lebih dari 39-40°C, yang berlangsung selama 2-7 hari. Gejala lainnya termasuk sakit kepala, nyeri otot dan sendi, mual, muntah, nyeri di belakang mata, dan ruam kulit. Pada fase ini, pemeriksaan darah mungkin menunjukkan penurunan jumlah trombosit (platelet) dan sel darah putih.

B. Fase Kritis (Critical Phase)

Fase ini biasanya terjadi setelah demam mulai menurun, sekitar hari ke-3 hingga ke-7 dari onset penyakit. Pada fase ini, pasien mungkin merasa lebih baik karena demam menurun, tetapi risiko komplikasi meningkat. Tanda-tanda peringatan termasuk nyeri perut yang parah, muntah terus-menerus, perdarahan dari gusi atau hidung, muntah darah, dan penurunan tiba-tiba trombosit dalam darah. Jika tidak ditangani dengan cepat, bisa terjadi kebocoran plasma yang menyebabkan syok atau perdarahan hebat.

C. Fase Pemulihan (Recovery Phase)

Setelah melewati fase kritis, pasien memasuki fase pemulihan. Pada fase ini, cairan yang bocor kembali ke pembuluh darah, dan tanda-tanda vital pasien mulai stabil. Jumlah trombosit dan sel darah putih perlahan kembali normal. Pasien mulai merasa lebih baik dan nafsu makan kembali. Namun, pemantauan tetap diperlukan untuk memastikan tidak ada komplikasi lanjutan.

Mencegah DBD di Musim Hujan

Musim hujan adalah waktu yang rentan untuk peningkatan kasus DBD karena genangan air menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes. Berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan:

1. Mengeliminasi Tempat Perkembangbiakan Nyamuk

Hapus atau tutupi tempat-tempat yang dapat menampung air, seperti pot bunga, kaleng bekas, ban bekas, dan penampung air. Pastikan selokan dan saluran air tidak tersumbat sehingga air bisa mengalir dengan lancar.

2. Menutup Wadah Penampung Air

Tutup rapat wadah-wadah penampung air seperti bak mandi, drum, dan ember. Gunakan penutup yang rapat agar nyamuk tidak bisa masuk dan berkembang biak.

3. Menggunakan Anti Nyamuk

Gunakan obat anti nyamuk seperti lotion, spray, atau kelambu, terutama pada saat tidur. Selain itu, penggunaan obat nyamuk elektrik atau raket nyamuk juga bisa membantu.

4. Memasang Kelambu atau Jaring di Ventilasi

Pasang kelambu atau jaring pada jendela dan ventilasi untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah. Hal ini sangat penting, terutama pada malam hari ketika nyamuk lebih aktif.

5. Menanam Tanaman Pengusir Nyamuk

Beberapa tanaman seperti lavender, serai, dan marigold diketahui efektif dalam mengusir nyamuk. Tanam tanaman ini di sekitar rumah atau letakkan potnya di dalam rumah untuk mengurangi risiko gigitan nyamuk.

6. Melakukan Fogging

Fogging atau pengasapan dengan insektisida dapat dilakukan untuk membunuh nyamuk dewasa. Namun, ini biasanya dilakukan oleh dinas kesehatan setempat dan harus diulang secara berkala.

Pertolongan dengue pertama

Begitu gejala demam berdarah atau infeksi dengue muncul, tidak panik adalah hal yang harus kamu lakukan. Memang kamu perlu untuk mendapatkan pertolongan medis segera. Namun saat pertolongan medis itu belum kamu dapatkan, kamu bisa melakukan pertolongan dengue pertama kali dengan perawatan ringan berikut ini:

  • Minum banyak cairan, sebab saat suhu tubuh meningkat maka cairan tubuh akan berkurang banyak. Sehingga kamu harus banyak minum agar tidak mengalami dehidrasi.
  • Minumlah obat penurun demam dan bisa meringankan rasa sakit yang terjadi di sekujur tubuh karena infeksi dengue. Contohnya seperti Paracetamol. Namun hindari obat penghilang rasa sakit yang bisa meningkatkan risiko pendarahan seperti aspirin dan ibuprofen.
  • Lanjutkan dengan istirahat yang cukup.

Pertolongan pertama ini hanya dilakukan untuk meringankan rasa sakit yang kamu rasakan.

Selanjutnya, pergilah ke rumah sakit untuk kemudian mendapatkan perawatan demam berdarah lebih lanjut yang meliputi pemeriksaan di laboratorium.

Butuh Bantuan Homecare?

Jika Anda membutuhkan bantuan layanan home care untuk merawat seseorang yang membutuhkan perhatian khusus, Anda dapat menghubungi Insan Medika. Sebagai agency penyalur perawat home care yang berpengalaman, Insan Medika menyediakan layanan perawat home care live-in yang dapat diandalkan selama 24 jam.

Kami menawarkan berbagai jenis perawatan, mulai dari perawat untuk orang tua, perawat orang sakit, hingga perawat semi medis dan pasien medis termasuk pasien yang membutuhkan alat atau ICU. Layanan kami tersedia di berbagai kota seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Surabaya, dan kota-kota lainnya. Insan Medika hadir untuk membantu Anda memberikan perawatan terbaik bagi orang yang Anda sayangi, di kenyamanan rumah mereka sendiri.

ShareTweet
admin

admin

Related Posts

inkontinensia urine
Uncategorized

Kenali Inkontinensia Urine, Kondisi yang Sering Diderita Lansia

June 10, 2024

Inkontinensia urine merupakan gangguan berkemih yang sering diderita lansia. Jenis gangguan apakah itu? Simak...

sindrom geriatri
Uncategorized

Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia

June 9, 2024

Sindrom geriatri merupakan penyakit yang mengintai seseorang yang telah lanjut usia. Seperti apa gejalanya?...

pemeriksaan radiologi
Uncategorized

Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi

June 8, 2024

Apa itu pemeriksaan radiologi? Apa saja jenisnya dan beragam penyakit yang bisa terdeteksi? Jawabannya...

medical check up
Uncategorized

Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

June 7, 2024

Medical check up merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran penyakit tanpa gejala awal. Cari...

Recommended

perawatan pasca icu di rumah

Perawatan Pasca ICU di Rumah

3 days ago
insan medika live talk show stres dan burnout di dunia kerja

Insan Medika Kupas Seni Mengelola Stres dan Burnout di Dunia Kerja Bersama dr. Fatmasari Diahpermata

4 days ago

Trending

insan medika peta okupasi nasional caregiver

Kawal Mutu Layanan Home Care, Insan Medika Hadiri Pembahasan Jalur Karier dan KKNI Caregiver di Bappenas

5 days ago
Live talk show kesehatan

Insan Medika Perluas Edukasi Kesehatan Melalui Program Live Talk Show

1 month ago

Popular

Perawatan Lansia di Rumah Bersama Insan Medika

Perawatan Lansia di Rumah Bersama Insan Medika

3 weeks ago
rekomendasi cargiver di jakarta

Rekomendasi Caregiver dengan Layanan Terbaik di Jakarta – Insan Medika

6 months ago
layanan catering sehat insan medika

Insan Medika Luncurkan Layanan Catering Sehat untuk Mendukung Perawatan Pasien di Rumah

5 months ago
perawatan pasien di rumah

Perawatan Pasien di Rumah Bersama Insan Medika

3 weeks ago
kapan perlu suction dahak dan tandanya

Kapan Dahak Perlu Disedot? Kenali Tanda yang Tidak Boleh Diabaikan

3 weeks ago
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.