Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Subscribe
Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Blog Insan Medika
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Alasan Ilmiah Kurang Tidur Memicu Naiknya Berat Badan 

admin by admin
February 29, 2024
in Uncategorized
Reading Time: 2 mins read
0 0
2
Share on FacebookShare on Twitter

Seorang yang tidak mendapatkan cukup istirahat di malam hari kerap dikenal rewel atau mudah marah di keesokan harinya. Ternyata, efek dari waktu tidur yang tidak cukup tak hanya membuat stabilitas emosi berantakan, namun juga dapat meningkatkan berat badan.

Naiknya bobot tubuh orang-orang yang mengalami kesulitan tidur ternyata dipicu karena kelompok bakteri di dalam usus yang tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

Sebuah video keluaran BrainCraft tentang psikologi dan ilmu saraf yang ditulis oleh Vanessa Hill, menjelaskan kesulitan tidur memicu tubuh terus memproduksi hormon kortisol yakni hormon stres.

Daftar Isi

  • 1 Related Posts
  • 2 Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia
  • 3 Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi
  • 4 Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya
  • 5 Jasa Perawat Orang Sakit Profesional dari Insan Medika

Related Posts

sindrom geriatri

Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia

June 9, 2024
pemeriksaan radiologi

Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi

June 8, 2024
medical check up

Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

June 7, 2024
jasa perawat orang sakit

Jasa Perawat Orang Sakit Profesional dari Insan Medika

June 6, 2024

Hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal itu akan menimbulkan efek negatif kepada kelompok bakteri di usus.

Bakteri-bakteri di dalam usus manusia pun mempunyai pengaruh besar dengan siklus bangun dan tidur seseorang. Melalui kurang tidur itulah metabolisme tubuh mengalami perubahan.

“Mengganggu jam kerja bagian dalam tubuh dapat memicu kita lapar dan ingin mengkonsumsi makanan yang tidak sehat,” ujar Hill.

Dalam studi yang dilakukan kepada seekor tikus, binatang pengerat itu menjadi obesitas setelah menjalani diet ketat. Hill menyebut, hal itu terjadi karena proses kerja bakteri di usus tikus mengalami perubahan.

Metabolisme yang berubah dari si tikus membuat dia kian merasa lapar dan tergiur dengan makanan tinggi lemak di jam-jam yang salah. Tikus terlihat mengasup makan siang berkali-kali dan mengkonsumsi makanan ringan di malam hari sehingga membuat mereka obesitas.

Sedangkan, tikus yang mengkonsumsi makanan rendah lemak dan berserat terlihat tetap ramping.

“Bahkan, beberapa periset menilai bahwa bakteri-bakteri di usus manusia bertanggung jawab untuk membakar kalori pada saat kita tidur,” kata Hill, seperti dikutip dalam laman Independent.

Insan Medika merupakan provider homecare dan caregiver terbaik dan terpercaya. Segera temukan perawat professional pilihan Insan Medika dengan mengunjungi website kami.

ShareTweet
admin

admin

Related Posts

sindrom geriatri
Uncategorized

Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia

June 9, 2024

Sindrom geriatri merupakan penyakit yang mengintai seseorang yang telah lanjut usia. Seperti apa gejalanya?...

pemeriksaan radiologi
Uncategorized

Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi

June 8, 2024

Apa itu pemeriksaan radiologi? Apa saja jenisnya dan beragam penyakit yang bisa terdeteksi? Jawabannya...

medical check up
Uncategorized

Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

June 7, 2024

Medical check up merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran penyakit tanpa gejala awal. Cari...

jasa perawat orang sakit
Uncategorized

Jasa Perawat Orang Sakit Profesional dari Insan Medika

June 6, 2024

Mengapa harus menggunakan jasa perawat orang sakit dari Insan Medika? Temukan penjelasan selengkapnya dari...

Recommended

Kesalahan Perawatan Pasien Bedrest di Rumah yang Dapat Memicu Komplikasi

Kesalahan Perawatan Pasien Bedrest di Rumah yang Dapat Memicu Komplikasi

3 days ago
Perlukah Pasien Didampingi Caregiver di Rumah? Simak Tugas dan Manfaat Caregiver

Perlukah Pasien Didampingi Caregiver di Rumah? Simak Tugas dan Manfaat Caregiver

3 days ago

Trending

csr insan medika di yayasan pondok kasih mandiri

Insan Medika Gelar Kegiatan CSR, Hadirkan Edukasi Kebersihan dan Keceriaan Bagi Anak-Anak di Yayasan Pondok Kasih Mandiri

4 days ago
csr insan medika di panti jompo kidung salomo agape

Insan Medika Gelar Aksi CSR, Hadirkan Edukasi Kesehatan dan Keceriaan Bagi Lansia di Panti Jompo Kidung Salomo Agape

5 days ago

Popular

live talk show kanker anak insan medika

Insan Medika dan Yayasan Pita Kuning Bahas Trauma Medis Anak Pejuang Kanker

4 weeks ago
homecare pasca operasi

Home Care Pasca Operasi

1 month ago
Rekomendasi Caregiver dengan Layanan Terbaik di Jakarta - Insan Medika

Rekomendasi Caregiver dengan Layanan Terbaik di Jakarta – Insan Medika

8 months ago
biaya perawat homecare

Berapa Biaya Layanan Perawat Homecare untuk Pasien Stroke? Ini Rinciannya

2 years ago
csr insan medika di yayasan pondok kasih mandiri

Insan Medika Gelar Kegiatan CSR, Hadirkan Edukasi Kebersihan dan Keceriaan Bagi Anak-Anak di Yayasan Pondok Kasih Mandiri

4 days ago
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.