Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Subscribe
Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Blog Insan Medika
No Result
View All Result
Home Uncategorized
Ternyata Obesitas Tidak Melulu Soal Makan Banyak

Ternyata Obesitas Tidak Melulu Soal Makan Banyak

Ternyata Obesitas Tidak Melulu Soal Makan Banyak

admin by admin
February 29, 2024
in Uncategorized
Reading Time: 3 mins read
0 0
4
Share on FacebookShare on Twitter

Obesitas adalah kelebihan lemak dalam tubuh yang dapat menjadikan tubuh kelebihan berat badan. Tapi, tidak semua kelebihan lemak itu bisa dijadikan indikasi bahwa seseorang mengidap obesitas. Seseorang dapat dikatakan obesitas jika berat badannya lebih besar 30% atau lebih dari berat badan idealnya.

Daftar Isi

  • 1 Obesitas bisa terjadi karena faktor genetik
    • 1.1 Related Posts
    • 1.2 Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia
    • 1.3 Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi
    • 1.4 Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya
    • 1.5 Jasa Perawat Orang Sakit Profesional dari Insan Medika
  • 2 Obesitas juga bisa terjadi karena diet yang salah

Obesitas bisa terjadi karena faktor genetik

Image result for obesitas shutterstock

https://theconversation.com

Related Posts

sindrom geriatri

Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia

June 9, 2024
pemeriksaan radiologi

Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi

June 8, 2024
medical check up

Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

June 7, 2024
jasa perawat orang sakit

Jasa Perawat Orang Sakit Profesional dari Insan Medika

June 6, 2024

Ternyata, obesitas dapat diturunkan dalam keluarga. Gen-gen yang diturunkan orangtua ini memiliki hubungan dengan anak yang obesitas. Jika tak satupun orangtua mengalami obesitas, ada 10% kemungkinan sang anak akan menjadi obesitas. Jika salah satu dari orangtua mengalami obesitas, ada 40% kemungkinan anak akan menjadi obesitas. Dan, jika kedua orangtua yang mengalami obesitas, maka kemungkinan anak menjadi obesitas naik menjadi 70%.

Faktor genetik yang menjadikan obesitas ini diperkuat dengan satu penelitian yang melibatkan anak kembar; karena anak kembar memiliki gen yang sama. Anak kembar dikumpulkan di satu asrama, salah satu dari mereka diberikan asupan makanan lebih banyak 1000 kalori dibandingkan saudara mereka. Hasilnya, pada anak kembar yang diberikan asupan 1000 kalori lebih banyak, berat badannya tidak jauh berbeda dengan saudaranya. Kalaupun naik, berat badan dari kelompok pemakan yang lebih banyak ini “membesar” badannya pada bagian yang sama dengan saudaranya. 

Ada juga fat cell (terjemahan bebas: sel gendut) yang merupakan faktor yang dapat menyebabkan obesitas. Fat cell adalah tempat untuk menyimpan lemak dalam tubuh. Seorang manusia dewasa memiliki sekitar 30-40 juta fat cell dalam tubuhnya. Pada penelitian yang dilakukan tentang fat cell, orang yang mengalami obesitas memiliki jumlah fat cell tiga kali lebih banyak dari orang dewasa normal. Pada penelitian yang dilakukan kepada tikus, tikus yang mengalami obesitas adalah tikus yang memiliki fat cell dua kali lebih banyak dari teman sekandangnya.

Obesitas juga bisa terjadi karena diet yang salah

Related image

http://mommiesdaily.com

Diet yang biasa dilakukan oleh orang awam adalah dengan mengurangi asupan makanan. Sesungguhnya ini adalah hal yang salah. Dengan pengurangan makan, banyak hal yang dapat terjadi, mulai dari metabolisme yang melambat, dan “balas dendam” atau binge eating.

Penurunan metabolisme yang disebabkan oleh diet yang salah adalah masalah besar bagi orang yang mengidap obesitas untuk turun berat badan. Penurunan metabolisme justru dapat membuat badan menjadi lebih gemuk; karena penurunan metabolisme artinya melambatnya pembakaran energi yang sebelumnya telah dikonsumsi dari makanan. Selain itu, dengan membuat orang yang mengalami obesitas menahan laparnya, hal ini dapat menyebabkan binge eating, atau makan berlebihan ketika bertemu dengan makanan. Pada tikus yang dibiarkan kelaparan dalam empat hari, ketika tikus tersebut diberikan makanan, dengan cepat berat badan tikus kembali karena asupan yang mereka makan menjadi sepeti “balas dendam”.

ShareTweet
admin

admin

Related Posts

sindrom geriatri
Uncategorized

Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia

June 9, 2024

Sindrom geriatri merupakan penyakit yang mengintai seseorang yang telah lanjut usia. Seperti apa gejalanya?...

pemeriksaan radiologi
Uncategorized

Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi

June 8, 2024

Apa itu pemeriksaan radiologi? Apa saja jenisnya dan beragam penyakit yang bisa terdeteksi? Jawabannya...

medical check up
Uncategorized

Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

June 7, 2024

Medical check up merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran penyakit tanpa gejala awal. Cari...

jasa perawat orang sakit
Uncategorized

Jasa Perawat Orang Sakit Profesional dari Insan Medika

June 6, 2024

Mengapa harus menggunakan jasa perawat orang sakit dari Insan Medika? Temukan penjelasan selengkapnya dari...

Recommended

Lansia Butuh Bantuan untuk Aktivitas Sehari-hari? Home Care Hadir sebagai Solusi!

Lansia Butuh Bantuan untuk Aktivitas Sehari-hari? Home Care Hadir sebagai Solusi!

9 hours ago
Jangan Langsung Ditinggal Sendiri, Ini Alasan Lansia Butuh Pendamping Setelah Pulang dari Rumah Sakit

Jangan Langsung Ditinggal Sendiri, Ini Alasan Lansia Butuh Pendamping Setelah Pulang dari Rumah Sakit

4 days ago

Trending

Rekomendasi Caregiver dengan Layanan Terbaik di Jakarta - Insan Medika

Rekomendasi Caregiver dengan Layanan Terbaik di Jakarta – Insan Medika

8 months ago
structured home care

Apa Itu Program-Based Structured Home Care?

1 week ago

Popular

homecare pasca operasi

Home Care Pasca Operasi

4 weeks ago
Rekomendasi Caregiver dengan Layanan Terbaik di Jakarta - Insan Medika

Rekomendasi Caregiver dengan Layanan Terbaik di Jakarta – Insan Medika

8 months ago
live talk show kanker anak insan medika

Insan Medika dan Yayasan Pita Kuning Bahas Trauma Medis Anak Pejuang Kanker

3 weeks ago
biaya perawat homecare

Berapa Biaya Layanan Perawat Homecare untuk Pasien Stroke? Ini Rinciannya

2 years ago
Orang Tua Sering Lupa atau Mudah Jatuh? Simak Tanda Lansia Butuh Pendampingan 24 Jam!

Orang Tua Sering Lupa atau Mudah Jatuh? Simak Tanda Lansia Butuh Pendampingan 24 Jam!

2 weeks ago
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.