Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Subscribe
Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Blog Insan Medika
No Result
View All Result
Home Uncategorized
Vaksin HPV Perlu Dilakukan Sejak Usia 10 Tahun 

Vaksin HPV Perlu Dilakukan Sejak Usia 10 Tahun 

admin by admin
February 29, 2024
in Uncategorized
Reading Time: 2 mins read
0 0
3
Share on FacebookShare on Twitter

Vaksin Human Papillo Virus (HPV) untuk mencegah kanker serviks dan penyakit lainnya yang disebabkan HPV perlu dilakukan sejak dini. Vaksinolog dan dokter spesialis penyakit dalam Kristoforus Hendra Djaya menyebutkan, vaksin HPV sebaiknya diberikan sedini mungkin, ketika anak berusia sekitar 10 tahun. 

“Justru harusnya [vaksin HPV] diberikan ketika masih anak-anak,” ucap Kristoforus dalam sebuah diskusi di Upnormal Coffee & Roaster, Jakarta Pusat, Kamis (19/4).

Hal ini disebabkan, anak-anak berusia sekitar 10 tahun belum terpapar HPV. Sehingga tingkat efikasi atau keberhasilan vaksin lebih tinggi, yakni mencapai 99 persen.

Daftar Isi

  • 1 Related Posts
  • 2 Kenali Inkontinensia Urine, Kondisi yang Sering Diderita Lansia
  • 3 Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia
  • 4 Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi
  • 5 Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

Related Posts

inkontinensia urine

Kenali Inkontinensia Urine, Kondisi yang Sering Diderita Lansia

June 10, 2024
sindrom geriatri

Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia

June 9, 2024
pemeriksaan radiologi

Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi

June 8, 2024
medical check up

Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

June 7, 2024

Sedangkan mereka yang berusia lebih tua, apalagi sudah menikah, mungkin telah terpapar virus HPV, walau sel yang terinfeksi virus HPV tersebut belum berkembang menjadi sel kanker. Di tahapan ini, virus HPV yang diberikan akan memiliki tingkat keberhasilan yang lebih rendah.

Menurut Kristoforus, vaksin HPV bekerja layaknya sebuah benteng. Antibodi yang diproduksi tubuh karena telah menerima vaksin HPV hanya dapat mencegah virus HPV baru masuk ke dalam sel tubuh. Jika virus HPV telah ada di dalam beberapa sel tubuh sebelum vaksin diberikan, vaksin tersebut tidak akan mampu membunuhnya.

Oleh karenanya, bagi orang yang sudah dewasa, cara paling efektif untuk mencegah kanker serviks atau penyakit lain yang disebabkan virus HPV adalah lewat kombinasi screening dan vaksin.

“Screening untuk mengecek virus yang sudah ada [di dalam tubuh], vaksin untuk mencegah virus masuk,” ucap Kristoforus.

Untuk diketahui, kanker serviks adalah penyakit kanker kedua terbanyak yang dialami wanita setelah kanker payudara. Kanker serviks disebabkan oleh virus HPV, yang dapat menular lewat hubungan seksual, kontak tidak langsung, dan transmisi dari ibu ke anak yang dikandungnya.

Di Asia Tenggara, Indonesia adalah negara dengan angka kejadian kanker serviks tertinggi. Dari angka kejadian yang mencapai 13.762 tiap tahun, sejumlah 7.493 individu meninggal, berdasarkan data Globocan 2018.

Selama beberapa tahun belakangan, negara-negara lain mengalami penurunan dalam angka kejadian kanker serviks. Sedangkan di Indonesia angka kejadian kanker serviks makin meningkat dengan signifikan tiap tahunnya.

Padahal, kanker serviks bisa dicegah dengan pemberian vaksin HPV. Di Australia, misalnya, angka kejadian kanker serviks turun hingga 50 persen setelah imunisasi nasional HPV dilakukan.

Insan Medika merupakan provider homecare dan caregiver terbaik dan terpercaya. Segera temukan perawat professional pilihan Insan Medika dengan mengunjungi website kami.

ShareTweet
admin

admin

Related Posts

inkontinensia urine
Uncategorized

Kenali Inkontinensia Urine, Kondisi yang Sering Diderita Lansia

June 10, 2024

Inkontinensia urine merupakan gangguan berkemih yang sering diderita lansia. Jenis gangguan apakah itu? Simak...

sindrom geriatri
Uncategorized

Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia

June 9, 2024

Sindrom geriatri merupakan penyakit yang mengintai seseorang yang telah lanjut usia. Seperti apa gejalanya?...

pemeriksaan radiologi
Uncategorized

Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi

June 8, 2024

Apa itu pemeriksaan radiologi? Apa saja jenisnya dan beragam penyakit yang bisa terdeteksi? Jawabannya...

medical check up
Uncategorized

Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

June 7, 2024

Medical check up merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran penyakit tanpa gejala awal. Cari...

Recommended

perawatan ngt di rumah

Perawatan NGT di Rumah

1 day ago
perawatan diabetes di rumah

Perawatan Diabetes di Rumah

1 day ago

Trending

rekomendasi cargiver di jakarta

Rekomendasi Caregiver dengan Layanan Terbaik di Jakarta – Insan Medika

6 months ago
perawatan pasca operasi

Perawatan Pasca Operasi di Rumah

1 day ago

Popular

Perawatan Lansia di Rumah Bersama Insan Medika

Perawatan Lansia di Rumah Bersama Insan Medika

2 weeks ago
rekomendasi cargiver di jakarta

Rekomendasi Caregiver dengan Layanan Terbaik di Jakarta – Insan Medika

6 months ago
perawatan pasien di rumah

Perawatan Pasien di Rumah Bersama Insan Medika

2 weeks ago
tanda pasien perlu evaluasi dokter

Tanda Pasien Perlu Evaluasi Dokter: Jangan Abaikan Perubahan Kondisi Ini

3 weeks ago
pasien sulit kontrol ke rumah sakit

Pasien Sulit Kontrol ke Rumah Sakit? Ini Alternatif Pemeriksaan yang Bisa Dipertimbangkan

3 weeks ago
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.