Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Subscribe
Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Blog Insan Medika
No Result
View All Result
Home Uncategorized
Inilah 4 Manfaat Puasa Senin Kamis 

Inilah 4 Manfaat Puasa Senin Kamis 

admin by admin
February 29, 2024
in Uncategorized
Reading Time: 2 mins read
0 0
1
Share on FacebookShare on Twitter

Sebagian orang pasti tak asing dengan puasa Senin dan Kamis. Puasa Senin dan Kamis memang termasuk dalam ajaran salah satu agama. Namun, ‘penganut’ jenis puasa ini tergolong luas dan lintas agama.

Bahkan terdapat diet dengan menganut sistem yang sama yakni, diet 5:2. Diet ini menuntut orang untuk menyediakan dua hari ‘puasa’ dalam seminggu. Dikutip dari Evening Standard, mereka yang menjalani diet 5:2 dituntut untuk mengurangi asupan kalori hingga separuhnya dalam dua hari diet. Jumlah ini memang begitu kecil karena bagi wanita, kebutuhan kalori per hari mencapai 1.400 sedangkan pria sebanyak 1.900 kalori.

Baik puasa Senin dan Kamis maupun diet 5:2 sama-sama memiliki prinsip serupa dan manfaat untuk kesehatan. Ada empat manfaat yang bisa dipetik dari rutin berpuasa.

Daftar Isi

  • 1 Related Posts
  • 2 Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia
  • 3 Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi
  • 4 Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya
  • 5 Jasa Perawat Orang Sakit Profesional dari Insan Medika

Related Posts

sindrom geriatri

Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia

June 9, 2024
pemeriksaan radiologi

Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi

June 8, 2024
medical check up

Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

June 7, 2024
jasa perawat orang sakit

Jasa Perawat Orang Sakit Profesional dari Insan Medika

June 6, 2024

1. Makin Kurus

Sebuah studi yang dipublikasikan oleh British Journal of Nutrition, partisipan yang menjalani diet 5:2 mengalami penurunan berat badan hingga 5 persen. Sebanyak 27 partisipan dengan obesitas dilihat kemampuan metabolisme lemak dan glukosanya selama diet. Selama puasa, partisipan diminta untuk mengurangi asupan kalorinya hingga 600 kalori.
Sebanyak 20 persen partisipan harus mundur karena tidak kuat menjalankan diet. Sedangkan mereka yang bertahan mampu menjalani diet selama 59 hari dari 73 hari yang ditentukan. Dlaam 59 hari, berat badan mereka turun hingga 5 persen.

2. Mengurangi Risiko Serangan Jantung

Dari penelitian serupa, periset juga menemukan tekanan darah sistolik pada partisipan berkurang hingga 9 persen. Tekanan darah sistolik adalah tekanan yang diterima pembuluh darah saat jantung berdetak. Mereka yang tidak menjalani diet 5:2 justru tekanan darah sistoliknya meningkat hingga 2 persen.
“Penurunan tekanan darah sistolik mengurangi tekanan pada arteri, berpotensi mengurangi potensi serangan jantung dan stroke,” sebut universitas dikutip dari Evening Standart.

3. Meningkatkan Kemampuan Mengingat

Mark Mattson, direktur Laboratory of Neurosciences di National Institute of Aging in Baltimore bersama timnya mencoba melihat dampak diet terhadap saraf. Dilansir dari Guardian, satu hal yang mereka temukan ialah diet menyediakan ‘bahan bakar’ alternatif. Selain itu karena mengakibatkan tekanan oksidatif ringan, diet membuat kemampuan sel saraf untuk memperbaiki kerusakan oksidatif DNA.
Diet juga melindungi otak dari risiko parkinson dan penyakit alzheimer. Diet, khususnya ketogenik, juga mengurangi risiko kejang dan meningkatkan kemampuan belajar dan mengingat.

4. Meningkatkan Kemampuan Sistem Imun

Satu hal lagi yang cukup mengejutkna ialah puasa dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sebuah riset yang dilakukan oleh tim Longo menyebut puasa pada pasien kanker membuat kadar sel darah putih menurun sementara, tetapi kemudian mengalami peningkatan. Sel darah putih merupakan elemen penting dalam sistem pertahanan tubuh.

Akan tetapi, Nick Priest, dosen biologi dan biokimia Universitas Bath mengingatkan bahwa puasa dalam jangka panjang malah akan menimbulkan infeksi.

“Ini menunjukkan bahwa gejolak masa muda harus ada label peringatan. (Jika menjalani diet 5:2 atau diet Longo) 80 persen efek puasa tidak didapat,” katanya dikutip dari The Guardian. Partisipan dalam riset Longo harus menjalani puasa yang ekstrem. Mereka pun tidak berolahraga seperti layaknya diet yang lain.

Insan Medika merupakan provider homecare dan caregiver terbaik dan terpercaya. Segera temukan perawat professional pilihan Insan Medika dengan mengunjungi website kami.

ShareTweet
admin

admin

Related Posts

sindrom geriatri
Uncategorized

Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia

June 9, 2024

Sindrom geriatri merupakan penyakit yang mengintai seseorang yang telah lanjut usia. Seperti apa gejalanya?...

pemeriksaan radiologi
Uncategorized

Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi

June 8, 2024

Apa itu pemeriksaan radiologi? Apa saja jenisnya dan beragam penyakit yang bisa terdeteksi? Jawabannya...

medical check up
Uncategorized

Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

June 7, 2024

Medical check up merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran penyakit tanpa gejala awal. Cari...

jasa perawat orang sakit
Uncategorized

Jasa Perawat Orang Sakit Profesional dari Insan Medika

June 6, 2024

Mengapa harus menggunakan jasa perawat orang sakit dari Insan Medika? Temukan penjelasan selengkapnya dari...

Recommended

insan medika hari lanjut usia internasional 2026

Perkuat Layanan Kesehatan Lansia, Insan Medika Hadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Internasional 2026

4 days ago
Pasien Bedrest di Rumah Rentan Alami Dekubitus, Ini Tips Mencegahnya

Pasien Bedrest di Rumah Rentan Alami Dekubitus, Ini Tips Mencegahnya

5 days ago

Trending

Risiko yang Perlu Diwaspadai Saat Merawat Pasien Pasca Operasi di Rumah

Risiko yang Perlu Diwaspadai Saat Merawat Pasien Pasca Operasi di Rumah

1 month ago

Perawatan Pasien di Rumah Kini Lebih Mudah dengan Jasa Caregiver Pasien

1 month ago

Popular

Pendamping Pasien di Rumah Sakit: Solusi Saat Keluarga Tak Bisa Menemani

Pendamping Pasien di Rumah Sakit: Solusi Saat Keluarga Tak Bisa Menemani

1 month ago
Perawatan Pasien dengan Keterbatasan Mobilitas

Perawatan Pasien dengan Keterbatasan Mobilitas

3 weeks ago
Pasien Tidak Bisa Makan Lewat Mulut? Kenali Perawatan NGT di Rumah

Pasien Tidak Bisa Makan Lewat Mulut? Kenali Perawatan NGT di Rumah

4 weeks ago
Kenali Risiko yang Perlu Diperhatikan Saat Merawat Pasien Diabetes di Rumah

Kenali Risiko yang Perlu Diperhatikan Saat Merawat Pasien Diabetes di Rumah

1 month ago
Risiko yang Perlu Diwaspadai Saat Merawat Pasien Pasca Operasi di Rumah

Risiko yang Perlu Diwaspadai Saat Merawat Pasien Pasca Operasi di Rumah

1 month ago
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.