Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Subscribe
Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Blog Insan Medika
No Result
View All Result
Home Uncategorized

4 Tips Memilih Cokelat Sebagai Hadiah Valentine 

admin by admin
February 29, 2024
in Uncategorized
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Selain bunga, cokelat merupakan salah satu hadiah populer yang diberikan untuk orang terkasih di hari Valentine. Namun, memilih produk cokelat ternyata tak bisa sembarangan. Ada takaran kandungan cokelat yang patut jadi perhatian.

Salah memilih cokelat justru bisa membahayakan orang yang disayangi. Pakar nutrisi dokter Rita Ramayulius membagikan tips memilih cokelat yang bergizi dan baik untuk kesehatan sebagai hadiah untuk Valentine.

1. Warna

Daftar Isi

  • 1 Related Posts
  • 2 Kenali Inkontinensia Urine, Kondisi yang Sering Diderita Lansia
  • 3 Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia
  • 4 Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi
  • 5 Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

Related Posts

inkontinensia urine

Kenali Inkontinensia Urine, Kondisi yang Sering Diderita Lansia

June 10, 2024
sindrom geriatri

Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia

June 9, 2024
pemeriksaan radiologi

Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi

June 8, 2024
medical check up

Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

June 7, 2024

Rita menjelaskan cokelat yang baik haruslah memiliki kandungan kakao atau biji cokelat yang dominan. Semakin tinggi kandungan kakao, maka cokelat semakin bergizi. Kandungan kakao ini baik untuk mengendalikan tekanan darah, antioksidan, sistem imun, dan stimulan ringan.

Kandungan biji kakao ini, menurut Rita, dapat terlihat dari warna cokelat. Semakin gelap warna cokelat, semakin banyak kandungan biji kakao. Ia juga meminta agar berhati-hati karena beberapa produsen cokelat menggunakan bahan kimia untuk membuat warna cokelat menjadi gelap.

“Cokelat yang sesungguhnya itu warnanya adalah cokelat yang kehitam-hitaman. Semakin muda, dia semakin berkurang kakaonya, semakin banyak tambahan susu dan gula,” kata Rita di Kidzania, Jakarta beberapa waktu lalu.

2. Kandungan Kakao

Rita menyebut kandungan kakao yang dikonsumsi sebaiknya lebih dari 50 persen. Menurut Rita, di Indonesia banyak produsen cokelat yang hanya mengandung kakao sekitar 30 persen, 20 persen bahkan hanya 7 persen.

“Kandungan kakao 70 persen itu bagus, sedangkan yang 50 persen masih tidak masalah. Yang di bawah itu pasti langsung merangsang asam lambung karena dominan gula,” tutur Rita.

Kandungan kakao dalam cokelat bisa diketahui pada label yang tertera di kemasan.

3. Kandungan Gula

Selain kandungan biji cokelat, kandungan gula juga harus diperhatikan pada label. Menurut Rita, cokelat yang bergizi memiliki kandungan gula yang sedikit. Rata-rata untuk satu porsi cokelat batangan sebesar 30 gram sebaiknya mengandung tidak lebih dari 6 gram gula.

4. Rasa

Menurut Rita, kakao sebenarnya memiliki rasa pahit. Biji kakao yang diolah dengan tepat masih menyisakan rasa pahit. Jika cokelat terasa manis, kata Rita, itu artinya sudah bercampur dengan gula.

“Semakin rendah gula yang terdapat dalam cokelat semakin bagus,” kata Rita. (rah)

Insan Medika merupakan provider homecare dan caregiver terbaik dan terpercaya. Segera temukan perawat professional pilihan Insan Medika dengan mengunjungi website kami.

ShareTweet
admin

admin

Related Posts

inkontinensia urine
Uncategorized

Kenali Inkontinensia Urine, Kondisi yang Sering Diderita Lansia

June 10, 2024

Inkontinensia urine merupakan gangguan berkemih yang sering diderita lansia. Jenis gangguan apakah itu? Simak...

sindrom geriatri
Uncategorized

Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia

June 9, 2024

Sindrom geriatri merupakan penyakit yang mengintai seseorang yang telah lanjut usia. Seperti apa gejalanya?...

pemeriksaan radiologi
Uncategorized

Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi

June 8, 2024

Apa itu pemeriksaan radiologi? Apa saja jenisnya dan beragam penyakit yang bisa terdeteksi? Jawabannya...

medical check up
Uncategorized

Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

June 7, 2024

Medical check up merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran penyakit tanpa gejala awal. Cari...

Recommended

perawatan pasca icu di rumah

Perawatan Pasca ICU di Rumah

4 days ago
insan medika live talk show stres dan burnout di dunia kerja

Insan Medika Kupas Seni Mengelola Stres dan Burnout di Dunia Kerja Bersama dr. Fatmasari Diahpermata

5 days ago

Trending

insan medika peta okupasi nasional caregiver

Kawal Mutu Layanan Home Care, Insan Medika Hadiri Pembahasan Jalur Karier dan KKNI Caregiver di Bappenas

6 days ago
Live talk show kesehatan

Insan Medika Perluas Edukasi Kesehatan Melalui Program Live Talk Show

2 months ago

Popular

Perawatan Lansia di Rumah Bersama Insan Medika

Perawatan Lansia di Rumah Bersama Insan Medika

3 weeks ago
rekomendasi cargiver di jakarta

Rekomendasi Caregiver dengan Layanan Terbaik di Jakarta – Insan Medika

6 months ago
layanan catering sehat insan medika

Insan Medika Luncurkan Layanan Catering Sehat untuk Mendukung Perawatan Pasien di Rumah

5 months ago
perawatan pasien di rumah

Perawatan Pasien di Rumah Bersama Insan Medika

3 weeks ago
kapan perlu suction dahak dan tandanya

Kapan Dahak Perlu Disedot? Kenali Tanda yang Tidak Boleh Diabaikan

4 weeks ago
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.