Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Subscribe
Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Blog Insan Medika
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Menderita Parkinson? Ini Pengobatannya!

admin by admin
February 29, 2024
in Uncategorized
Reading Time: 3 mins read
0 0
3
Share on FacebookShare on Twitter

Pengobatan yang dilakukan untuk penyakit Parkinson difokuskan untuk meredakan gejala yang muncul dan juga menjaga agar pasien bisa tetap beraktivitas sehari-hari semaksimal mungkin. Hingga kini, belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit ini sepenuhnya.

Seperti yang dilansir alodokter, Anda dapat pelajari dan tanyakan risiko dan manfaat tiap jenis pengobatan yang dilakukan untuk penyakit Parkinson. Dengan ini, Anda bisa lebih mudah dalam menentukan dan mengikuti proses pengobatan yang ada.

Daftar Isi

  • 1 Terapi untuk Penyakit Parkinson
    • 1.1 Related Posts
    • 1.2 Risiko yang Perlu Diwaspadai Saat Merawat Pasien Pasca Operasi di Rumah
    • 1.3 Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia
    • 1.4 Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi
    • 1.5 Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya
  • 2 Obat-obatan Penyakit Parkinson

Terapi untuk Penyakit Parkinson

Image result for obat penyakit parkinson shutterstock

Related Posts

Risiko yang Perlu Diwaspadai Saat Merawat Pasien Pasca Operasi di Rumah

Risiko yang Perlu Diwaspadai Saat Merawat Pasien Pasca Operasi di Rumah

September 18, 2026
sindrom geriatri

Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia

June 9, 2024
pemeriksaan radiologi

Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi

June 8, 2024
medical check up

Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

June 7, 2024

https://beritagar.id

Berikut ini adalah beberapa terapi yang disarankan untuk membantu meredakan gejala yang muncul akibat penyakit Parkinson:

  • Fisioterapi. Terapi ini berfungsi untuk membantu penderita mengatasi kekakuan otot dan juga rasa sakit pada persendian ketika bergerak. Jadi dengan terapi ini penderita bisa bergerak dengan leluasa dan mempertahankan kelenturan tubuh. Terapi ini akan melatih kemampuan dan stamina agar penderita bisa melakukan aktivitas tanpa bergantung kepada orang lain.
  • Perubahan menu makanan. Salah satu gejala dari penyakit Parkinson adalah terjadinya konstipasi. Kondisi ini bisa dikurangi dengan lebih banyak mengonsumsi air dan makanan berserat tinggi. Jika penderita mengalami tekanan darah rendah terutama saat bangkit berdiri, asupan garam bisa ditingkatkan untuk membantu mengatasinya.
  • Terapi wicara. Penderita penyakit Parkinson cenderung mengalami kesulitan atau bermasalah dalam berbicara. Jika diperlukan, ahli terapi wicara bisa membantu meningkatkan cara berbicara.

Obat-obatan Penyakit Parkinson

Operasi DBS, Harapan Baru bagi Penderita Parkinson

https://www.suara.com

Gejala-gejala utama, seperti tremor dan gangguan pada pergerakan tubuh, bisa dikurangi dengan obat-obatan. Tapi tidak semua obat cocok untuk semua orang, dan reaksi terhadap obat itu juga berbeda-beda. Berikut ini adalah obat-obatan yang biasa diberikan:

  • Levodopa. Obat ini diserap oleh sel-sel saraf dalam otak dan diubah menjadi senyawa kimia dopamine. Dengan meningkatkan kadar dopamine, levodopa membantu mengatasi gangguan pergerakan tubuh. Jenis obat levodopa yang lain yang dipakai untuk mengatasi gangguan suasana hati adalah duodopa. Disarankan untuk menghindari makanan atau vitamin dengan kandungan B-6 saat mengkonsumsi obat ini agar tidak mengurangi efek dari obat.
  • Agonis dopamin. Obat ini berfungsi untuk menggantikan dopamin di dalam otak dengan efek yang sama seperti levodopa. Agonis dopamin umumnya digunakan pada tahap awal Parkinson karena efek samping yang ditimbulkan tidak sekuat levodopa. Tapi, ada juga salah satu agonis dopamine dalam bentuk suntikan bernama apomomorphine yang diberikan pada pasien tahap lanjut dengan dipadukan bersama levodopa.
  • Monoamine oxidase-b inhibitors (MAO-B). Obat ini berfungsi menghambat senyawa kimia otak yang menghancurkan dopamine. Yang termasuk dalam MAO-B adalah selegiline dan rasagiline. MAO-B bisa dikonsumsi bersamaan dengan levodopa atau dopamine agonist. Obat ini membantu meredakan gejala penyakit Parkinson, meski dampaknya tidak sekuat levodopa.
  • Catechol-O-methyltransferase inhibitor (COMT). Obat ini khusus diberikan kepada orang dengan penyakit Parkinson di tahap lanjutan. Obat ini menghambat enzim yang menghancurkan levodopa dan memudahkannya mencapai saraf otak.

Untuk mengetahui dosis, aturan pakainya, tanyakan kepada dokter yang menangani Anda. Selain itu, tanyakan tentang efek dan risiko dari masing-masing obat-obatan terhadap tubuh Anda.

Pilihlah layanan home care kesehatan yang tepat untuk keluarga anda tercinta. Anda dapat kunjungi Insan Medika untuk mendapatkan layanan home care terbaik.

ShareTweet
admin

admin

Related Posts

Risiko yang Perlu Diwaspadai Saat Merawat Pasien Pasca Operasi di Rumah
Landing Page Perawatan

Risiko yang Perlu Diwaspadai Saat Merawat Pasien Pasca Operasi di Rumah

September 18, 2026

Setelah menjalani operasi, pasien biasanya belum bisa langsung kembali beraktivitas seperti biasa. Tubuh masih...

sindrom geriatri
Uncategorized

Kenali Sindrom Geriatri, Sindrom yang Mengintai Lansia

June 9, 2024

Sindrom geriatri merupakan penyakit yang mengintai seseorang yang telah lanjut usia. Seperti apa gejalanya?...

pemeriksaan radiologi
Uncategorized

Pemeriksaan Radiologi: Jenis dan Penyakit yang Bisa Dideteksi

June 8, 2024

Apa itu pemeriksaan radiologi? Apa saja jenisnya dan beragam penyakit yang bisa terdeteksi? Jawabannya...

medical check up
Uncategorized

Medical Check Up: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya

June 7, 2024

Medical check up merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran penyakit tanpa gejala awal. Cari...

Recommended

Pendamping Pasien di Rumah Sakit: Solusi Saat Keluarga Tak Bisa Menemani

Pendamping Pasien di Rumah Sakit: Solusi Saat Keluarga Tak Bisa Menemani

20 hours ago
Perawatan Pasien di Rumah Kini Lebih Mudah dengan Jasa Caregiver Pasien

Perawatan Pasien di Rumah Kini Lebih Mudah dengan Jasa Caregiver Pasien

4 days ago

Trending

Perawatan yang Dibutuhkan Lansia Pasca Stroke di Rumah agar Pemulihan Berjalan Optimal

Perawatan yang Dibutuhkan Lansia Pasca Stroke di Rumah agar Pemulihan Berjalan Optimal

7 days ago
Lansia Sulit Beraktivitas Tanpa Bantuan? Kenali Peran Caregiver Lansia Live-in

Lansia Sulit Beraktivitas Tanpa Bantuan? Kenali Peran Caregiver Lansia Live-in

1 week ago

Popular

Lansia Sering Jatuh di Rumah? Ini Tanda Lansia Butuh Pendamping 24 Jam

Lansia Sering Jatuh di Rumah? Ini Tanda Lansia Butuh Pendamping 24 Jam

3 weeks ago
Kenali Tanda Demensia pada Lansia dan 5 Tips Merawatnya di Rumah

Kenali Tanda Demensia pada Lansia dan 5 Tips Merawatnya di Rumah

2 weeks ago
Lansia Sulit Beraktivitas Tanpa Bantuan? Kenali Peran Caregiver Lansia Live-in

Lansia Sulit Beraktivitas Tanpa Bantuan? Kenali Peran Caregiver Lansia Live-in

1 week ago
Peran Perawat Lansia dalam Memberikan Perawatan yang Aman di Rumah

Peran Perawat Lansia dalam Memberikan Perawatan yang Aman di Rumah

2 weeks ago
Kapan Orang Tua Membutuhkan Caregiver Lansia di Rumah? Kenali Ciri-Cirinya

Kapan Orang Tua Membutuhkan Caregiver Lansia di Rumah? Kenali Ciri-Cirinya

2 weeks ago
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami

© 2026 Artikel Insan Medika - Premium WordPress news & magazine theme by Insan Medika.